Berita Wisata terkini Jakarta dan 6 Ibu Kota Lain di Dunia Diprediksi Kebanjiran Turis pada Tahun 2027

Pariwasata massal kini semakin menjadi sorotan dunia. Lantaran banyak kota di dunia yang mulai kewalahan dengan kunjungan banyak turis.
Peneitian yang dilakukan oleh World Tourism and Travel Council ( WTTC) and Jones Lang LaSalle (JLL) menganalisa 50 kota di seluruh dunia.
Dari analisa tersebut didapat tujuh ibu kota di dunia yang akan mengalami penigkatan turis drastis pada 2027. Tujuh ibu kota tersebut termasuk Bangkok (Thailand), Cape Town (Afrika Selatan), Delhi (India), Ho Chi Minh City (Vietnam), Istanbul (Turki), Mexico Ciy (Meksiko), dan Jakarta (Indonesia).
Khusus Jakarta bahkan diprediksi sebagai kota dengan populasi penduduk terpadat di dunia pada 2030, menggeser Tokyo, Jepang dari urutan kota terpadat penduduk di dunia.
Dalam penelitian ini membagi kota menjadi beberapa kategori berdasarkan seberapa siap sebuah kota untuk pertumbuhan pariwisata.
Ini diukur berdasarkan faktor-faktor seperti tenaga kerja, infrastruktur, stabilitas, lingkungan, pertumbuhan pariwisata berkelanjutan, manajemen pariwisata dan banyak lagi.
Studi ini membandingkan faktor-faktor tersebut dengan prediksi pertumbuhan pengunjung antara 2017 dan 2027. Ketika sebuah kota memiliki skor buruk untuk faktor pariwisata dan skor tinggi dalam proyeksi pertumbuhan pariwisata, kota tersebut berisiko mengalami pariwisata massal.
Pada dasarnya tujuh kota tersebut, termasuk Jakarta memiliki tingkat pertumbuhan pariwisata yang lebih tinggi dibanding yang dapat ditangani oleh sumber daya tersedia saat ini.
Dengan kata lain banyaknya kunjungan turis tidak melulu berarti baik jika sumber daya yang tersedia tidak dapat menangani pariwisata dengan tepat. Banyak kasus di kota-kota besar dunia yang berjuang akan efek negatif dari pariwisata massal.
BBC mencatat dua sisi dari pariwisata massal, pertama membuka lapangan pekerjaan tetapi seringkali pekerjaan musiman atau bayaran sangat rendah.
Comments
Post a Comment